Hatiku ‘nangis senyum ketawa
Riak wajahku buat reka
dalam hati Tuhan saja tau
jeritan batin amat derita
namun hidup terus jalan berliku
walau redha terima seada-Nya
hati pecah terburai beribu
aku hanya manusia biasa
alang kepalang tiada rindu.
Ku pendam dendam rasa
bagaikan panasnya genggam bara
jiwa raga tak bermaya
nyawa lesu tanpa deria
nafsu berkata-kata beria-ia
doakan kehancuran hidup si-dia
akal waras rasional berbicara
Maha Pengampun maafkan saja.
Allah Taala Maha Adil
tak biarkan hamba-Nya kerdil
dizalimi dianiaya hati kecil
meronta-ronta dalam penjara terpencil
di hujung pisuk dunia tamsil
ibarat lukisan lakiran pensil
bisa terpadam tanpa hasil
hapus pupus segala tartil…
Keris Warisan
Selasa @ 11:55am



semangat…salamm kenal..
di tunggu kunjungan balknya..
terima kasih