Puisi bulan purnama

23 09 2010

Oh rembulan bak bidadari
Kegelapan malam kau sinari
Planet bumi nan berseri-seri

Zaman para nabi dahulu kala
Asyik mikirin gimana ajaib-Nya
Ciptaan agung Yang Maha Esa

Namun Millennium dunia moderen
Manusia melamun nafsu hati keren
Ngotot nonton MTV kunon ikut tren

Tamadun Islam paling ngetop dulunya
Sekarang umat Muhammad cerca dihina
Kekhilafan insan bergelar khalifah di mana?

Muslim sejati tinggal nama saja, apa ada?
Kau dan aku adalah makhluk, kita serupa saja
Walau betapa kaya raya, manusiawi tiada beda

Malah yang miskin papa kedana ada kelebihan
Bila dihisab di Akhirat saat Hari Kebangkitan
Mereka ternyata punya dosa dikit kesan

Nah, yang punya kuasa hebat dunia
Langsung dihukum amat berat rasa
Gara-gara tanggungjawab dikira

Justru harus ingatin siapa kita?
Kita hanya insan tanpa daya
Upaya tenaga atas izin-Nya

Kalian mau tunggu apa lagi?
Ayuh solat lima kali sehari
Tiang agama suci Ilahi!

Keris Warisan

Advertisements




Godly Poetry: Heart to heart and its Malay equivalent — Puisi Ilahi: Hati ke hati… :(

15 09 2010

Heart to heart…

Your heart sees
My heart hugs
My soul touches
Your soul feels
The solar heat
The sun in the horizon
Dusk sets in
The peeking sun
The coolness of dawn
The stillness and serenity
Between life and death
(I seek forgiveness from You
And only You are the Most Forgiving)
Thoughts of You alone, my Lord
[Your sheer Purity; the Greatest only You!;
No God but You; praises only for You]
Your wrath destroys the ungrateful heart
I solemnly beg for Your protective shelter…

Peace.Love.Kindness

Hati ke hati…

Hati-Mu Maha Melihat
Hatiku mendakap
Jiwaku tersentuh
Jiwa-Mu Maha Merasa
Bahang sang Suria
Mentari di ufuk
Senja tenggelam
Fajar menyinsing
Subuh nan dingin
Tenang nan hening
Antara hidup dan mati
Zikrullah hidup hati
Laknatullah hati mati

Keris Warisan





Puisi: Zalim menzalimi (sekadar mengingati diri sendiri)

15 09 2010


Ya Ilahi Rabbi!
Manusiawi duniawi
Semakin menjadi-jadi
Rakus sering kuasai
Nafsu serakah berahi

Tanpa nilai harga diri gengsi
Bercakaran sesama sendiri irihati
Harta wang ringgit dicintai, direbuti
Tak kira haram sumber didapati
Isu rezeki halal tak reti, tak peduli

Tikam tembak bom sesuka hati
Nyawa mudah dikotak-katik, jual beli
Kuat, kaya raya angkuh membuta tuli
Lemah, miskin papa dihina dan dizalimi
Insan haiwani tak sedar diri menghantui
Saban hari anak damit, wanita dikejami
Yang bergelar isteri pun mencurangi
Suami baik hati, digagahi tak nak ditaati

Bunuh membunuh, zalim menzalimi
Taksub melampaui batasan duniawi
Kemewahan kebendaan mau dibawa mati?
Makhluk-Mu lalai lupa alpa Akhirat Ukhrawi!

Keris Warisan

Monday at 8:57pm