Puisi: Zalim menzalimi (sekadar mengingati diri sendiri)

15 09 2010


Ya Ilahi Rabbi!
Manusiawi duniawi
Semakin menjadi-jadi
Rakus sering kuasai
Nafsu serakah berahi

Tanpa nilai harga diri gengsi
Bercakaran sesama sendiri irihati
Harta wang ringgit dicintai, direbuti
Tak kira haram sumber didapati
Isu rezeki halal tak reti, tak peduli

Tikam tembak bom sesuka hati
Nyawa mudah dikotak-katik, jual beli
Kuat, kaya raya angkuh membuta tuli
Lemah, miskin papa dihina dan dizalimi
Insan haiwani tak sedar diri menghantui
Saban hari anak damit, wanita dikejami
Yang bergelar isteri pun mencurangi
Suami baik hati, digagahi tak nak ditaati

Bunuh membunuh, zalim menzalimi
Taksub melampaui batasan duniawi
Kemewahan kebendaan mau dibawa mati?
Makhluk-Mu lalai lupa alpa Akhirat Ukhrawi!

Keris Warisan

Monday at 8:57pm


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: